Blog

  • Presiden Apresiasi Peran Polri dan Koperasi dalam Panen Raya Jagung di Bengkayang

    Presiden Apresiasi Peran Polri dan Koperasi dalam Panen Raya Jagung di Bengkayang

    Kuytanda.com | Nasional– Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendorong ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pembinaan koperasi petani jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

    Dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar pada Kamis (5/6/2025), Presiden menyebut koperasi binaan Polri telah melakukan riset dan uji coba produk turunan jagung yang berpotensi besar dikembangkan, seperti keripik dan nasi jagung.

    “Ini membuktikan bahwa kita tidak hanya mampu swasembada, tetapi juga bisa menjadi lumbung pangan dunia,” ujar Presiden Prabowo di depan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran menteri.

    Sementara itu, petani lokal Sukarni (48) mengungkapkan bahwa dukungan dari Polri dan keberadaan koperasi sangat membantu petani dalam mengelola lahan, perawatan, hingga panen. Kolaborasi ini juga mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak dan meningkatkan hasil panen secara signifikan.

    “Kami sangat terbantu, mulai dari penyediaan alat, pupuk, sampai pengawasan oleh Prof Ali. Sekarang hasil panen kami meningkat, dari satu tongkol menjadi dua tongkol per batang,” kata Sukarni.

    Kapolri dalam kesempatan yang sama melaporkan bahwa panen kali ini dilakukan di lahan seluas 344.524 hektare dengan hasil antara 1,78 hingga 2,54 juta ton jagung. Ke depan, Polri berkomitmen terus mendukung program ketahanan pangan nasional.

    Presiden berharap kolaborasi antara petani, Polri, dan TNI terus berlanjut agar kesejahteraan petani meningkat dan harga jagung tetap stabil.

  • Ketua MKD DPR: Panen Raya Jagung oleh Kapolri Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

    Ketua MKD DPR: Panen Raya Jagung oleh Kapolri Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

    Kuytanda.com | NASIONAL,JAKARTA-. Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi panen raya serentak kuartal II yang diinisiasi Polri hingga menghasilkan 2,54 juta ton jagung.

    Ketua MKD Dek Gam menilai apa yang dilakukan Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

    “Yang pertama, tentu saja kita mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pak Kapolri, ini apa yang dilakukan adalah sesuai dengan Asta Cita Pak Prabowo dan kami dari Komisi III mendukung full apapun yang dilakukan Bapak Kapolri untuk kebaikan bangsa ini terutama dalam sektor swasembada pangan,” ungkap Ketua MKD Dek Gam, Jumat (6/6/2025).

    Ketua MKD Dek Gam berterima kasih Jenderal Sigit telah menjalankan tugas dengan baik. Ia memuji Jenderal Sigit adalah Kapolri yang sangat peduli terhadap pangan.

    “Terima kasih sekali lagi kepada Pak Kapolri yang sudah menjalankan tugas dengan baik dan beliau adalah Kapolri yang sangat peduli terhadap pangan seperti apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo,” ujarnya.

    Anggota Komisi III dari Fraksi PAN itu mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap kinerja luar biasa Jenderal Sigit. Ia berharap Jenderal Sigit akan terus berbuat baik terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini sangat luar biasa, sekali lagi apresiasi, terima kasih Pak Kapolri dan terus berbuat yang terbaik untuk bangsa, negara tentu saja harapan kita Polri milik rakyat Indonesia polisi masyarakat,” ujarnya.

    Sebelumnya, capaian panen raya kuartal II sebanyak 2,54 juta ton ini. Sementara panen raya kuartal I mencapai 118.975 ton pada lahan seluas 16.656 hektare. Pada kuartal II, dari 218,35 hektare lahan yang digarap, hasil panennya mencapai 9,3 ton per hektare. Naik tajam dari 2 ton per hektare sebelum dikelola secara modern.

    Polri dan Pemerintah memutuskan untuk mengeskpor 1.200 ton jagung ke Sarawak, Malaysia. Pelepasan ekspor jagung ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

  • Gelar Salat Idul Adha, Jajaran Polri Tingkatkan Kepedulian Demi Persatuan

    Gelar Salat Idul Adha, Jajaran Polri Tingkatkan Kepedulian Demi Persatuan

    Kuytanda.com | NASIONAL -Mabes Polri menggelar salat Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Salat dipimpin oleh Ust. Muammar Samsudin yang merupakan Imam Masjid Baitul Hikmah Syurthah Mabes Polri dan Khatib Prof. Dr. Made Saihu M. Pd.

    Hadir para pejabat utama Mabes Polri, yakni Wakapolri Komjen Pol. Ahmad Dofiri, Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Kabaintelkam Komjen Pol. Syahardiantono, Kabaharkam Polri Komjen Pol. M. Fadil Imran, Astamaops Polri Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Astamarena Polri Irjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Kadiv Propam Irjen Pol. Abdul Karim, dan sejumlah pejabat lainnya.

    Dalam khotbahnya, Ust. Made mengajak seluruh jajaran personel Polri mengambil hikmah dari cerita Nabi Ibrahim. Dari kisahnya bisa dipetik pelajaran bahwa iman tanpa pengorbanan adalah omong kosong.

    “Pengorbanan bukan hanya tentang materi duniawi, tapi juga mencakup pengorbanan ego, waktu, tenaga, ketenangan, dan kepentingan pribadi demi menjalankan amanat Allah SWT,” jelasnya, Jumat (6/6/25).

    Ia menekankan bahwa sebagai anggota Polri, harus taat kepada ajaran agama dengan tidak menghambakan pangkat, mengorbankan integritas dengan suap, menjadikan kekuasaan sebagai alat penindasan, tidak menjadikan Presisi sebagai slogan. Polri diharapkan harus menjadi institusi dengan anggota penuh pengorbanan, mencintai keadilan dan sesama, serta bertakwa kepada ajaran agama.

    Di sisi lain, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., berharap Idul Adha kali ini bisa semakin meningkatkan kepedulian sesama. Selain itu, Indonesia akan semakin dimudahkan menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045.

    “Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H. Semoga semangat berkurban menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, dan persatuan dalam membangun peradaban bangsa. Menuju Indonesia Emas 2045, mari kita perkuat nilai-nilai luhur untuk masa depan yang gemilang,” ujar Kadivhumas, Jumat (6/6/25).

  • Penggusuran Tragis Warga Diusir Dan Masjid Dihancurkan

    Penggusuran Tragis Warga Diusir Dan Masjid Dihancurkan

    Kuytanda.com | Mataram 28 Mei 2025  Suasana mencekam menyelimuti Kompleks RT.08 Pondok Perasi, Ampenan, Rabu pagi (28/5), saat aparat gabungan melakukan penggusuran terhadap pemukiman warga secara paksa.

    Penggusuran ini menimbulkan luka fisik dan trauma mendalam, karena dilakukan tanpa pemberitahuan resmi maupun pembacaan surat keputusan dari pihak berwenang.

    Sekitar pukul 07.30 WITA, warga tengah melakukan gotong royong rutin membersihkan area lapangan dan Masjid Al Mujahidin. Namun, suasana berubah tegang ketika pada pukul 08.25 WITA, sejumlah orang yang diduga intelijen terlihat mondar-mandir sembari memotret kegiatan warga.

    Memasuki pukul 10.00 WITA, suasana menjadi semakin panas ketika aparat negara, terdiri dari unsur kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Lurah setempat, serta diduga sejumlah preman, mengepung kompleks permukiman RT.08. Warga secara spontan berkumpul dan menghadang upaya masuk aparat di depan gerbang utama.

    Pada pukul 10.10 WITA, aparat mulai merangsek masuk dari sisi barat, berusaha mengepung warga yang menjaga gerbang utama. Pukul 10.30 WITA, tanpa ada pembacaan surat perintah penggusuran, perintah pembongkaran pun diberikan. Hal ini memicu aksi dorong-mendorong antara warga dan aparat. Tiga warga dilaporkan pingsan di lokasi akibat berupaya menghalangi masuknya alat berat jenis eskavator.

    Rumah-rumah warga yang mayoritas terbuat dari kayu dan bambu langsung diratakan dalam hitungan menit. Diiringi tangisan histeris, warga berlarian menyelamatkan barang-barang pribadi karena tidak ada surat peringatan sebelumnya terkait penggusuran.

    Masjid Al Mujahidin yang dibangun dari dana zakat melalui Baznas NTB turut dihancurkan pada pukul 15.00 WITA oleh dua unit eskavator.

    Di lokasi yang berbeda, beberapa mahasiswa yang datang untuk membantu warga dilaporkan dikejar, ditangkap, bahkan dipukuli oleh preman dan intel.

    Mereka kemudian dibawa ke Polres Mataram untuk dimintai keterangan. Pengacara warga, Ratna Sari Dewi, juga mendapat perlakuan kasar: dipukul dan diusir dari lokasi.

    Seorang wartawan yang datang untuk meliput turut diamankan karena dicurigai sebagai mahasiswa, hanya karena menggunakan kendaraan dengan plat luar daerah.

    Hingga pukul 14.40 WITA, sekitar 60 unit rumah warga telah rata dengan tanah. Saat berita ini diturunkan, warga yang tergusur masih bertahan di gang samping lokasi penggusuran, membangun tenda seadanya.

    Mereka menolak relokasi yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Mataram, karena lokasinya jauh dari laut

    padahal sebagian besar warga berprofesi sebagai nelayan. Mereka juga khawatir akan keselamatan karena lokasi relokasi merupakan bekas rawa yang rawan binatang buas seperti ular.

    Warga RT.08 Pondok Perasi kini menanti keadilan dan penjelasan resmi atas tindakan aparat yang dinilai melanggar hak asasi dan prosedur hukum.** Red

  • Presiden Perancis Emmanuel Macron Berikan Penghargaan Tertinggi Kepada Presiden RI Prabowo Subianto

    Presiden Perancis Emmanuel Macron Berikan Penghargaan Tertinggi Kepada Presiden RI Prabowo Subianto

    Kuytanda.com | NASIONAL – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto bersama Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron, mengunjungi Akademi Militer Magelang Jawa Tengah. Kamis 29/05/2025

    Dalam penyampainya Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa dalam mewujudkan kerjasama pertahanan yang nyata, indonesia dan perancis bangun angkatan bersenjata yamg kuat dan tangguh.

    “Hari ini, saya bersama Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron, mengunjungi Akademi Militer Magelang sebagai wujud nyata kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis dalam membangun angkatan bersenjata yang kuat dan tangguh.

    Kami juga meninjau Laboratorium Bahasa Prancis, salah satu fasilitas pendukung di Akademi Militer yang bertujuan meningkatkan daya saing para taruna dan taruni di kancah global.” ucapnya

    Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa ia merasa terhormat dati perancis atas penganugrahan croix de la Legion d’Honneur’.

    “Saya merasa terhormat menerima penganugerahan Grand Croix de la Légion d’Honneur, penghargaan tertinggi dari pemerintah Prancis atas pengabdian luar biasa kepada negara.

    Penganugerahan ini juga mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Perancis, serta komitmen kami untuk terus saling mendukung dalam mencapai kemajuan bersama.”tutupnya***(Ciputo)

  • Survei Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Tinggi Warga pada Polisi Berantas Premanisme

    Survei Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Tinggi Warga pada Polisi Berantas Premanisme

    Kuytanda.com | Jakarta – Indikator Politik Indonesia merilis survei tingkat kepuasan publik atas kinerja penegak hukum dalam menegakkan hukum, termasuk pemberantasan premanisme.

    Hasil survei menunjukkan responden puas atas kinerja Polri memberantas premanisme.

    Survei ini diikuti oleh 1.286 responden dengan wawancara melalui sambungan telepon. Metode sampel menggunakan double sampling dengan menghasilkan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 93 persen.

    Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan ada dua pertanyaan yang pihaknya berikan kepada responden dalam isu ini. Pertanyaan pertama merujuk pada kesadaran publik atas operasi besar Polri dalam memberantas premanisme.

    Hasil survei itu menunjukkan ada 50,7 persen responden yang menyatakan tahu terhadap tindakan kepolisian dalam menangani masalah premanisme. Sedangkan mereka yang tidak mengetahui sekitar 49,3 persen.

    Pertanyaan kedua di survei ini berkaitan dengan kepuasan publik terhadap operasi Polri dalam memberantas premanisme. Hasilnya, mayoritas responden menyatakan puas terhadap kinerja polisi.

    “Yang puas total mencapai 67 persen, jadi cukup tinggi,” ujar Burhanuddin, Rabu (28/5/2025).

    Berikut hasilnya:

    Sangat Puas: 8,1%

    Cukup Puas: 59,3%

    Kurang Puas: 12,1%

    Tidak Puas Sama Sekali: 2,1%

    TT/TJ: 18,3%

  • Dittipidter Bareskrim Polri Ungkap Perdagangan Ilegal Gading Gajah di Sukabumi dan Jakarta

    Dittipidter Bareskrim Polri Ungkap Perdagangan Ilegal Gading Gajah di Sukabumi dan Jakarta

    Kuytanda.com | JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan ilegal bagian tubuh satwa dilindungi berupa gading gajah, dalam sebuah rangkaian operasi yang dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Sukabumi, Jawa Barat dan Jakarta Selatan. Senin 26/05/2025

    Pengungkapan ini berawal dari hasil patroli siber oleh Tim Subdit I Tipidter yang menemukan akun media sosial memperdagangkan gading gajah secara ilegal. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim melakukan penindakan terhadap tersangka pertama berinisial R (47) di wilayah Sukabumi pada 8 Mei 2024. Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan 4 buah gading gajah dengan berat total 6,26 kg.

    Pengembangan kasus mengarah pada tersangka kedua, N (40), yang ditangkap di sebuah rumah kos di Tebet, Jakarta Selatan pada 14 Mei 2024. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 3 buah gading gajah seberat total 6,73 kg dan 1 unit ponsel yang digunakan untuk transaksi ilegal.

    “ Kedua pelaku diketahui bukan bagian dari sindikat internasional, melainkan individu yang memanfaatkan jaringan media sosial untuk menjual bagian tubuh satwa dilindungi kepada kolektor dan pembeli domestik. Dari hasil pemeriksaan awal, modus operandi pelaku adalah membeli gading dari oknum tertentu dan menjual kembali dengan harga lebih tinggi, menggunakan platform digital “ Ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

    Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d jo. Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

    “Perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi merupakan kejahatan yang serius dan harus diberantas karena merusak ekosistem serta mengancam kelestarian spesies,” imbuh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

    Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam pembelian maupun penjualan satwa liar dan bagian-bagiannya, serta mengajak masyarakat aktif melaporkan segala bentuk perdagangan ilegal satwa dilindungi kepada aparat penegak hukum.***

  • Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

    Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

    Kuytanda.com | JAKARTA – Bareskrim Polri menegaskan bahwa dokumen ijazah Joko Widodo dinyatakan asli dan sah berdasarkan hasil penyelidikan dan uji forensik yang mendalam. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri di Lobby Utama Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5).

    Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan menyusul pengaduan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang melaporkan dugaan pemalsuan ijazah S1 milik Jokowi.

    “Kami telah memeriksa 39 orang saksi, termasuk pihak UGM, alumni, dosen, pihak SMA, serta satu orang teradu, yaitu Joko Widodo. Dari seluruh hasil pemeriksaan dan uji laboratorium forensik, dapat kami simpulkan bahwa dokumen ijazah Joko Widodo adalah asli dan sah,” ujar Brigjen Pol. Djuhandhani.

    Polri menyampaikan bahwa laporan tersebut mencantumkan dugaan pelanggaran terhadap Pasal 263, 264, dan 266 KUHP, serta Pasal 68 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Namun dari hasil pendalaman, tidak ditemukan indikasi tindak pidana.

    Dalam penyelidikan yang mencakup 13 lokasi, termasuk SMA Negeri 6 Surakarta dan Universitas Gadjah Mada, ditemukan sejumlah dokumen pendukung mulai dari STTB, formulir pendaftaran, Kartu Hasil Studi, surat keterangan praktek, hingga ijazah asli. Semua dokumen tersebut telah diuji secara forensik dan dinyatakan identik serta valid.

    “Ijazah asli S1 dengan nomor 1120 telah diuji secara forensik, dan dinyatakan identik dengan dokumen pembanding. Skripsi juga ditemukan dan terbukti dibuat dengan mesin ketik serta teknik cetak sesuai periode 1985,” jelas Brigjen Djuhandhani.

    Lebih lanjut, Polri juga menegaskan bahwa TPUA tidak terdaftar secara resmi sebagai lembaga berbadan hukum di Kementerian Hukum dan HAM.

    Meski telah menyimpulkan tidak adanya unsur pidana, proses masih berada pada tahap penyelidikan. Polri belum menaikkan kasus ke tahap penyidikan karena tidak ditemukan dasar hukum yang cukup.

    “Kami masih fokus pada penuntasan penyelidikan. Mengenai potensi pertanggungjawaban hukum atas laporan yang tidak berdasar, itu bisa saja dilakukan jika memenuhi unsur pidana. Namun untuk saat ini, belum ada proses ke arah sana,” tandasnya.

  • Ketum PJS Apresiasi Rencana DPD Sulteng Bakal Gelar Musda dan Pelantikan,

    Ketum PJS Apresiasi Rencana DPD Sulteng Bakal Gelar Musda dan Pelantikan,

    Kuytanda.com l PALU,  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Tengah resmi menyerahkan berkas kelengkapan organisasi ke kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (21/5/2025) pukul 15.00 WITA.

    Penyerahan ini dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan pengurus DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS di wilayah tersebut.
    Berkas tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Organisasi Masyarakat (Ormas) Kesbangpol, Dodi Agan, di ruang kerjanya yang berlokasi di Jalan Tanjung Api Nomor 7, Palu.

    *Status Organisasi dan Harapan Kesbangpol*

    Dodi Agan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif DPD PJS Sulteng dalam proses pendaftaran ini. Ia mengungkapkan bahwa dengan masuknya PJS sebagai organisasi pers, jumlah Ormas yang terdaftar di Kesbangpol kini mencapai 302 dari sekitar 500 yang terverifikasi aktif.

    “Kami berterima kasih atas partisipasi rekan-rekan DPD PJS Sulteng. Saat ini, organisasi yang terdaftar ada sekitar 301 Ormas, ditambah dengan Pro Jurnalismedia Siber ini berarti fix 302. Awalnya dari 500 dan diverifikasi aktif sekitar 300-an,” ujar Dodi.

    Lebih lanjut, Dodi berharap agar PJS dan ormas pers lainnya dapat berperan aktif mendukung program pemerintah. Ia menegaskan bahwa ormas pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi dan mengawal pelaksanaan program.

    “Apalagi organisasi Pro Jurnalismedia Siber alias rekan-rekan pers mengabarkan dan mengawal pemerintah, khususnya pemerintah provinsi dalam menjalankan program-program,” pungkasnya.

    *Ketum DPP PJS: Langkah Strategis Menuju Profesionalisme*

    Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, memberikan apresiasi tinggi atas langkah DPD PJS Sulteng yang didukung oleh DPC setempat dalam proses pendaftaran ini. Menurut Mahmud, ini merupakan langkah maju dan wujud ketaatan organisasi terhadap regulasi negara.

    “Instruksi DPP PJS kepada setiap pengurus di semua tingkatan sejak awal sudah disampaikan untuk ditindaklanjuti agar organisasi pers PJS terdaftar keberadaannya di Kesbangpol masing-masing,” ungkap Mahmud dari kantor DPP PJS di Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Mahmud juga menekankan pentingnya wadah organisasi pers yang peduli terhadap anggotanya dan berkomitmen pada visi profesionalisme jurnalis.

    “Ini sebuah langkah yang maju dan luar biasa. PJS Sulteng kini bangkit dan berbenah diri. Bukan hanya merencanakan Musda dan pelantikan, namun mereka juga berencana menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam waktu dekat. Inilah visi PJS, menjadi wartawan kompeten, sehingga memiliki nilai di mata narasumber serta tidak diremehkan oleh rekan wartawan lainnya,” jelasnya.

    *Visi dan Komitmen Menuju Konstituen Dewan Pers*

    Mahmud menegaskan bahwa PJS sedang berupaya serius untuk menjadi konstituen Dewan Pers di masa mendatang. Secara administratif, PJS telah memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers sebagai organisasi pers nasional.

    “Tidak ada pilihan lain selain berjuang untuk menjadikan PJS sebagai konstituen Dewan Pers. Secara administrasi, PJS sudah memenuhi aturan standar Dewan Pers sebagai organisasi pers di tanah air,” tegas Mahmud.

    Ia juga menyampaikan bahwa DPP tengah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap DPD yang tidak sejalan dengan visi dan instruksi organisasi.

    “Jika tidak bisa sejalan, ya kita tinggal saja. Kita tidak butuh orang hebat, tapi butuh orang yang memiliki komitmen untuk menjalankan visi PJS secara bersama-sama,” pungkas Mahmud yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers (Red)

  • Hadiri Seremoni Apresiasi Tim Voli, Kapolri: Terus Bawa Harum Nama Institusi

    Hadiri Seremoni Apresiasi Tim Voli, Kapolri: Terus Bawa Harum Nama Institusi

    Kuytanda.com | NASIONAL – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan selamat kepada tim putra-putri Voli Polri yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan yang berhasil meraih juara satu dan dua dalam PLN Mobile Proliga 2025.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolri dalam acara Seremoni Apresiasi Tim Bola Voli Polri di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/5) malam.

    Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan terima kasih dan apresiasi penuh kepada seluruh pemain, tim official, pelatih serta manajer tim lantaran mampu meraih juara dalam ajang bergengsi tersebut.

    “Saya kira keberhasilan yang ada ini tentunya diraih dengan kerja keras, disiplin yang luar biasa, latihan dan tentunya juga bagaimana mereka menjadi satu tim yang sangat kompak,” kata Sigit dalam konferensi pers.

    Sigit lantas menyinggung upaya kedua tim yang akhirnya mampu bangkit saat hampir kalah hingga meraih juara satu untuk tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi dan juara kedua untuk tim putri Popsivo Polwan.

    Sigit berpesan kepada seluruh pemain agar dapat terus menjaga capaian baik tersebut dengan berlatih serta bekerja keras untuk membawa nama harum institusi.

    Sigit berharap kedepannya kedua tim putra-putri Voli Polri juga mampu mewakili Indonesia khususnya Polri dan meraih prestasi dalam ajang kompetisi internasional.

    “Harapan kita terus berlatih dan membawa nama harum institusi dan tentunya terus lakukan yang terbaik. Karena ke depan akan ada kejuaraan-kejuaraan nasional, kejuaran internasional,” tuturnya.

    “Sekali lagi saya tentunya mengucapkan selamat kepada kedua tim yang tentunya ini menunjukkan dedikasi dari anggota-anggota dalam forum proliga yang merupakan ajang yang cukup bergengsi di Indonesia,” imbuhnya.